Menulis lagi


menulis-lagi

Aku ingin menulis lagi, melanjutkan kisah yang belum selesai kemarin. Tapi ingin ku tak melanjutkan sendirian, aku ingin kau temani, dan aku ingin menuliskannya di hatimu.

Maukah kau ?

Kalau kau mau, kau cukup melihat. biar aku yang menulis sendiri... Tak perlu orang lain tau selama aku menyelesaikan tulisanku. Kau juga jangan memberi tahu.

Nanti saja kalau sudah selesai kita beritahu mereka. Bukankah yang punya kisah juga kita berdua ?!

Pastikan aku menulis dengan lembut, dan kupastikan takkan membuat hatimu gores, apalagi terluka. Pun, jika ujung penaku kau rasa tajam, membuat hatimu tak nyaman, akan kuganti dengan yang kau suka.

Kau mau kan ?!

Bila ada kata-kata dan kalimatku yang salah, nanti kau katakan ya... Jangan kau diam saja. Kalau ada tanda baca yang salah tempatnya kau tegur juga, biar bisa ku perbaiki segera. Aku tak ingin menyakiti hatimu sedikitpun.

Istilah kerennya kau itu seorang Editor, tukang koreksi sebuah karya yang telah jadi, tapi belum sempurna.

Sebuah karya... bernilai bila sudah dinikmati oleh orang lain ( orang banyak). Begitupun karya ini, aku sebagai pena, hatimu jadi kertasnya. Kau sekaligus editor ku, Ini karya kita berdua. Dan biarkan orang lain yang melihat dan menikmati hasil dari indahnya. Semoga...

Bengkulu, 23 september 2014


Share :

Facebook Twitter Google+
9 Komentar untuk "Menulis lagi"

Menulis emang susah susah gampang gan. Trgantung kita mau berlatih apa enggak. Yang terpenting istiqomah ketika kita sedang menulis sesuatu, tak peduli tulisan itu jelek atau bagus. Just try...

Menulis pakai hati dan biarkan pembaca menikmati nya, uyeee... :D

Ada pepatah mengatakan, "ikatlah ilmu dengan menulis"

Artikel yg sangat bermanfaat gan..
keep posting (y)

nulis itu paling susah mulainya T_T ,,,,

ngaayall paling bsa kalo nulis uhh kyak nya payah bgt

Buat yang gak punya akun blogger masih bisa ikutan koment kok. Caranya,
Pilih (Name/Url) lalu masukan nama dan link kamu (misal link FB).

Thanks buat yang ninggalin koment #KissHug

Pengikut

Back To Top