Imamku




Dik, majulah kedepan jika memang tak ada yang mau menjadi imam Isya kali ini.
Teruslah berdiri.
Tegap, pimpin kami.
Kami percaya denganmu...
Kamipun tau akan ilmumu...

Jangan ragu,
Jangan melihat kepada mereka yang lebih tua ... Mungkin mereka malu, ataupun memang tak tahu.
Apalagi kepadaku, sedangkan aku hanya piaraan yang baru tau jalan pulang... ke kandang, digiring oleh sang tuan.

Tak mengapa kami harus bermakmum kepadamu, syaratmu telah terpenuhi.
-Dia lebih maha tahu.

Teruskanlah...
Jangan takut, jangan segan.

Dikemudian hari, tetaplah yang kau hafal itu kau sempurnakan. Jaga...
Besar harapan kami kepada engkau nanti, jangan kau turutkan dunia disekitar. Jangan kau turutkan teman sebaya yang tak mau ilmu.

Tetap..
Tetaplah kau pegang teguh semua itu, sebab hidup ini hanyalah perjalanan pulang 
Imamku....

Masjid Nurussalam, Tabing
10 september 2014



Share :

Facebook Twitter Google+
6 Komentar untuk "Imamku"

Buat yang gak punya akun blogger masih bisa ikutan koment kok. Caranya,
Pilih (Name/Url) lalu masukan nama dan link kamu (misal link FB).

Thanks buat yang ninggalin koment #KissHug

Pengikut

Back To Top