Ini bukan puisi, ini seruan hati.


puisi-seruan-hati

Apakah harus menunggu hening untuk mengatakan yang salah itu salah.

Apakah harus menunggu semua pendengar bubar untuk menunjukkan bahwa yang selama ini kita terima itu kebohongan ...

Apakah kita memang tak diizinkan untuk mencetuskan, mengajak, atau hanya sekedar mengingatkan bahwa kita juga punya hak untuk bersuara dan menentang kebohongan yang diajarkan dari kita kecil.

Ketika diam dan ingin mencari kedamaian, dikatakan kita pengecut, tidak bernyali.

Ketika bersuara lantang ingin menegakkan kebenaran mereka katakan kita belum pantas, dan tak pantas.

Kita mereka ragukan, kita dikatakan memiliki keterbelakangan mental.

Adilkah dunia seperti ini ?

Atau memang seperti inikah yang disebut perjuangan itu ?  

#untuk mereka, orang-orang terdekat yang kubenci dari kecil #bukan keluargaku

Share :

Facebook Twitter Google+
2 Komentar untuk "Ini bukan puisi, ini seruan hati."

Hidup ini keras bro!
Tunjukkan kalau dirimu kuat, buktikan pada lingkunganmu! Kamu punya peran!
MERDEKAA !!

Buat yang gak punya akun blogger masih bisa ikutan koment kok. Caranya,
Pilih (Name/Url) lalu masukan nama dan link kamu (misal link FB).

Thanks buat yang ninggalin koment #KissHug

Pengikut

Back To Top