5 keuntungan jadi MAPALA [ mahasiswa paling lama ]


    Terinspirasi membuat 5 keuntungan jadi MAPALA [ mahasiswa paling lama ] ini mungkin karena saya sudah terkena radiasi dan keseringan membaca tulisan-tulisan sesatnya si mbah MAPALA se-indonesia shitlicious, tapi dibalik semua itu , saya juga pernah merasakan jadi seorang mapala, walaupun sekarang sudah enggak lagi .... :]

Setidaknya ada 5 keuntungan yang perlu kita ketahui dan tanpa kita sadari bila jadi seorang mapala.

MAPALA-mahasiswa-paling-lama

1. Terkenal


   Otomatis seorang mapala terkenal, mulai dari kalangan Dosen, staf jurusan, junior, security, sampai mbak kantin.

- Dosen mengenali wajah-wajah mereka dengan baik karena terlalu sering mengulang mata kuliah yang sama, 2 atau sampai 4 kali.
- Junior karena sering kuliah dalam satu kelas, di dalam acara organisasi atau ekstra kampus [ khusus mapala aktif di organisasi ].
- Staf jurusan karena terlalu sering minta surat aktif masa kuliah atau surat permohonan perpanjangan masa kuliah tiap semesternya.  
- Security karena sering ngengaul sama mereka, sebab teman seangkatan sudah pada wisuda. Bergaul sama junior plontos takut hilang pamor.
- Mbak kantin, karena sering ngutang makan, nongkrong dikantin, atau apelin mbak kantinnya [ khusus mbak-mbak yang cakep ]
 

2. Disegani


   Yang ini adalah hukum alam, seorang mapala memiliki umur yang lebih boros dari juniornya, tapi untuk kapasitas otak belum tentu :]
Dan sudah hukumnya juga ; yang tua harus dihormati, yang kecil disayangi. Jadi umumnya mapala disegani oleh junior-junior, terlebih junior-junior plontos yang baru masuk. Mapala selalu jadi target sapaan hormat para junior yang belanja dikantin kampus, entah dengan dasar apa mereka melakukannya ... bisa jadi karena rasa risih dari wajah mapala yang seperti orang beranak tiga atau rasa iba karena wajah miris yang selalu memikirkan toganya.  

3. Jadi sosok misterius 


   Bagi junior-junior timbul pertanyaan-pertanyaan seperti ini dibenak mereka ;

Mengapa si mapala kok lama betul wisudanya ya ?
Ngapain aja ya dia 7 tahun ?
Kemana aja ya selama ini ?

   Pertanyaan seperti ini lah yang membuat para junior ingin menelisik lebih lanjut tentang sosok mapala.

4. Punya kesempatan untuk menikmati masa kuliah yang sebenarnya 


   Seorang mapala mungkin insan paling bahagia didunia. Karena selama masa kuliahnya dia bisa menikmati dengan santai, bisa pergi kemana-mana tanpa ada beban pikiran.

- Bagi yang punya orang tua kaya ... bisa menikmati kiriman tiap bulan dan menghabiskannya dengan berhura-hura bersama teman-teman atau sang pacar.
- Bagi yang aktif di organisasi bisa mengabdikan diri sebisa-bisanya di organisasi, sampai terkadang harus meninggalkan kegiatan kuliah. Karena tak jarang mapala adalah mahasiswa yang berasal dari orang yang super aktif dan sibuk di organisasi yang menghabiskan 1/20 dari masa hidupnya di organisasi tersebut.  

5. Diberi kemudahan


   Akhir petualangan dari mapala adalah wisuda atau DO, bila mapala masih mau mangerjakan skripsi atau urusan" kuliah lainnya, biasanya pihak kampus memberikan kemudahan, karena beralaskan rasa iba. Misalnya dalam urusan skripsi, dosen memuluskan proses pembuatan skripsi, yang biasanya mahasiswa normal melalui proses panjang dan berbelit-belit tapi tidak begitu dengan skripsi mapala. Ya, sekali lagi dengan beralaskan rasa iba.  

NB : 

  • Tidak semua mahasiswa yang menjadi mapala karena disebabkan faktor - faktor negatif diatas, ada juga beberapa kasus yang memang disebabkan oleh sikontol (situasi kondisi dan toleransi) yang lebih rasional, contoh ; keadaan ekonomi keluarga yang pas-pasan ditambah kebutuhan anggota keluarga yang banyak. Menuntut si mapala untuk mencari uang tambahan di luar tanggung jawab orang tua. Sibuk di kerjaan berujung dengan kuliah yang berantakkan.  
  • Untuk yang berminat jadi MAPALA boleh saja, asal punya target maksimal 7 tahun. Kalau kelamaan kasian diri sendiri brow, ntar lo kena DO [drop out].

Share :

Facebook Twitter Google+
3 Komentar untuk "5 keuntungan jadi MAPALA [ mahasiswa paling lama ]"

waaah iya ini Mas Alitt banget kang. Haha

6. kalo wisuda banyak banget yg ngasih bunga, maklum mapala kebanyakan punya banyak kenalan :D

Menjadi mapala itu antara sedih dan seneng. sedih karena ditinggal lulus teman-teman, seneng karena bisa kena mahasiswa lintas angkatan

Buat yang gak punya akun blogger masih bisa ikutan koment kok. Caranya,
Pilih (Name/Url) lalu masukan nama dan link kamu (misal link FB).

Thanks buat yang ninggalin koment #KissHug

Pengikut

Back To Top