Cerita malam sebelum tidur


   Sedikit ingin bercerita sobat. postingan cerita malam sebelum tidur ini terlintas ingin menulisnya ketika saya sedang berada di mushalla salah satu SPBU yang tidak jauh setelah persimpangan menuju kota sawahlunto, malam hari tanggal 17 November 2012 kemarin, saya bersama seorang teman lama melakukan perjalanan menuju sebuah kecamatan di kabupaten dharmasraya, sumatera barat.

cerita-malam-sebelum-tidur

   Kami berangkat dari kota padang sesudah maghrib, dengan sebuah motor matic pinjaman dari seorang teman yang baik hati, dengan sebuah tujuan. saya dibelakang sebagai seorang penumpang dan teman tadi jadi pengendara. melakukan hal seperti ini seperti  kembali mengulang hobi lama saya waktu SMA : raun malam tanpa tujuan. Tapi bedanya kali ini dengan sebuah urusan yang sangat penting.

   Kami berhenti di SPBU tersebut sekitar jam 22.30 dengan niat awal mengisi bahan bakar, karena bensin motor sudah menunjukkan titik yang hampir kritis. Setelah menuju tempat pengisian ternyata si petugas mengatakan "minyak abis diak", yang kalau di artikan dalam bahasa indonesia "minyak (bensin) habis dek". Tidak berselang lama, barulah tangki pemasok bahan bakar datang dan sesudah selesai mengisi tangki SPBU barulah tempat pengisian dibuka kembali, saya pun langsung mengisi bensin untuk matic yang kami bawa dengan mengisinya full tank setelah antri dengan pengendara lainnya. 

   Saya dan teman yang dari awal sudah berniat beristirahat di tempat tersebut menuju tempat istirahat yang berada agak kebelakang SPBU. SPBU ini cukup terawat sobat, dilengkapi dengan 4 pompa pengisian bahan bakar, fasilitas yang cukup lengkap dan bangunan yang masih tergolong baru seperti mushalla, minimarket, dan ATM.

   Kami beristirahat di tempat yang telah disediakan yang berada di samping mushalla sambil menikmati rokok dan makanan kecil yang kami beli di pedagang kaki lima ditempat itu sambil bercengkrama dengan beberapa orang pedagang barang-barang kelontong keliling dari bukittinggi yang akan bermalam ditempat itu.

   Teman saya berkata kalau dia sudah mengantuk dan ingin beristirahat dulu, karena daerah tujuan kami masih lumayan jauh sekitar 2 jam perjalanan lagi, saya pun mengusulkan agar kami bermalam saja di tempat itu. sebelumnya saya sudah memastikan tempat tersebut lumayan nyaman untuk melepas lelah malam itu, tepatnya di teras mushalla. dan setelah saya perhatikan, malam itu ada sekitar 5 orang yang tidur di teras tersebut, termasuk saya dan si teman, 2 orang pedagang kelontong, dan 1 lagi bapak" yang tidak saya ketahui, karena sejak saya datang si bapak tersebut sudah tertidur pulas.  

   Mungkin sampai disini dulu cerita malam sebelum tidur saya ini sobat blogger semuanya, karena saya ingin tidur dulu.....
Sudah lumayan capek, besok saya sambung lagi ceritanya ya.....
Good night

Share :

Facebook Twitter Google+
4 Komentar untuk "Cerita malam sebelum tidur"

hahahhaa,, bayinya kerennnn,, pake aerphone jugaaa

msh bersambung ni ceritax *smile

asik ya bisa perjalanan yang berjam2.. :)

Buat yang gak punya akun blogger masih bisa ikutan koment kok. Caranya,
Pilih (Name/Url) lalu masukan nama dan link kamu (misal link FB).

Thanks buat yang ninggalin koment #KissHug

Pengikut

Back To Top